Bandara di Kupang wajibkan calon penumpang isi e-HAC



Kupang (ARSIP DUNIA) – Manajemen PT. Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang mewajibkan seluruh calon penumpang yang ingin bepergian wajib mengisi electronic-Health Alert Card (e-HAC) di aplikasi PeduliLindungi sebelum datang ke bandara.

“Jadi biasanya kalau pengisian dan pemeriksaan e-HAC dilakukan saat kedatangan, tetapi saat ini diubah caranya yakni saat keberangkatan, ” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang I Nyoman Noer Rohim di Kupang, Jumat, (4/3).

Noer menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diterapkan untuk mencegah terjadinya antrean penumpang pesawat yang baru tiba di bandara El Tari Kupang setelah melakukan penerbangan dari daerah lain.

Ia mengatakan kebijakan tersebut berlaku secara nasional dan mulai diterapkan per Kamis (3/3) kemarin namun bandara El Tari Kupang sudah menerapkannya sejak akhir bulan lalu.

Noer menambahkan bahwa bagi calon penumpang yang hendak berangkat harus atau wajib mengisi e-HAC karena nantinya akan diperiksa saat berada di konter check in.

“Untuk sosialisasi saat berada di bandara El-Tari ada monitor khusus sebelum masuk ke ruang pemeriksaan terkait imbauan pengisian e-HAC di aplikasi peduli lindungi, ” tambah dia.

Sebelumnya pemerintah pusat menerbitkan aturan baru yang mengubah skema pengisian e-HAC yang sebelumnya dilakukan penumpang di bandara kedatangan, menjadi di bandara keberangkatan.

Aturan itu diterapkan oleh pemerintah pusat guna mengantisipasi antrean penumpang di bandara kedatangan. Selain itu juga kini di bandara El Tari Kupang pemeriksaan kelengkapan dokumen perjalanan tidak lagi disiapkan petugas KKP di bandara keberangkatan.

Baca juga: Tiga bandara di NTT sudah menerapkan wajib isi e-HAC

Calon penumpang yang hendak berangkat cukup melakukan scan barcode melalui aplikasi peduli lindungi untuk menunjukkan apakah calon penumpang itu layak bepergian atau tidak.

Menanggapi perubahan aturan tersebut, Yoseph seorang pelaku perjalanan yang baru tiba di bandara El Tari mengaku puas dengan kebijakan itu.

“Biasanya yang kalau tiba di Kupang harus antre panjang isi e-HAC lagi. Kita tidak perlu lagi sehingga percepat keluar dari bandara,” kata Yoseph.

 

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *