BMKG ingatkan warga tak termakan hoaks tsunami di Manggarai



Mbay (ARSIP DUNIA) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai mengingatkan warga di Manggarai, NTT agar tidak termakan hoaks tsunami akibat gempa bumi berkekuatan M4,9.

“Gempa berkekuatan M4,9 tidak berdampak tsunami. Mohon tetap waspada dan tidak panik,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai Decky Irmawan ketika dihubungi ARSIP DUNIA dari Mbay, Senin, (28/2) malam.

Imbauan ini dia berikan karena warga di Kecamatan Reo, Manggarai panik dan berlarian ke tempat yang lebih tinggi akibat gempa bumi berkekuatan M4,9 yang dirasakan di Ruteng, Manggarai, NTT dan wilayah sekitar. Kejadian itu dinyatakan oleh beberapa warga dalam grup Informasi MKG Manggarai.

Berdasarkan rilis BMKG, wilayah Ruteng diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan M 4,9 pada Senin pukul 22.16.58 WITA. Episenter terletak pada koordinat 8,12° LS; 120,56° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km timur laut Ruteng Manggarai, NTT pada kedalaman 10 km.

Dalam rilis tersebut dijelaskan bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut. Hingga pukul 22.53 WITA pun, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi susulan.

Decky berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dia juga menegaskan bahwa segala informasi resmi terkait gempa bumi hanya berasal dari BMKG saja.

Dia meminta pemangku kepentingan untuk terus mengimbau warga agar tetap tenang sembari BMKG menganalisa aktivitas gempa yang terus terjadi.

Baca juga: Empat kecamatan di Mabar waspada longsor dua hari ke depan

Baca juga: BMKG dukung pengembangan pariwisata Labuan Bajo & Pulau Komodo

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.