BPBD Sumsel imbau masyarakat  waspadai langkisau



Palembang (ARSIP DUNIA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mengimbau masyarakat provinsi setempat mewaspadai bencana dampak langkisau pada pancaroba dari musim hujan ke kemarau.

“Bencana angin langkisau atau puting beliung yang terjadi di sejumlah daerah beberapa pekan terakhir seperti di Kota Palembang dan Musirawas perlu diwaspadai karena masih berpotensi terjadi baik di daerah tersebut maupun daerah lain selama musim pancaroba pada Februari-Maret 2022,” kata Kepala BPBD Sumsel Iriansyah di Palembang, Sabtu.

Potensi hujan lebat disertai angin kencang pada siang hingga malam hari kemungkinan masih terjadi di Kota Palembang dan 16 kabupaten/kota lainnya di Sumsel.

“Melihat kondisi tersebut, masyarakat di provinsi ini pada musim peralihan atau pancaroba ini agar mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana angin langkisau yang dapat merusak atap rumah, merobohkan pohon, dan bangunan lainnya,” ujarnya.

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, kata dia, diperlukan kewaspadaan yang tinggi dengan menghindari berada di sekitar benda-benda atau pohon yang diperkirakan mudah roboh.

Dengan kewaspadaan yang tinggi, katanya, ketika terjadi angin kencang disertai turun hujan bisa meminimalkan kerugian masyarakat dan dicegah timbulnya korban jiwa.

Selain angin langkisau, katanya, pada pancaroba dari musim hujan ke kemarau masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla).

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *