Cabai merah dan rokok penyumbang inflasi Sumbar pada Februari 2022



Padang (ARSIP DUNIA) – Kenaikan harga cabai merah dan rokok menjadi penyumbang inflasi di Sumatera Barat pada Februari 2022 berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Pada Februari 2022 tercatat indeks harga konsumen di Sumbar mengalami inflasi 0,07 persen,” kata Kepala BPS Sumbar, Herum Fajarwati di Padang, Selasa.

Menurutnya komoditas yang menjadi penyumbang inflasi pada Februari 2022 yaitu cabai merah, rokok kretek filter, tarif air minum PAM, bahan bakar rumah tangga, nasi dengan lauk, tomat, beras, sabun detergen, rokok putih dan rokok kretek.

Dari dua kota yang menjadi pengukuran indeks harga konsumen di Sumbar, Padang mengalami inflasi sebesar 0,09 persen dan Bukittinggi mengalami deflasi 0,09 persen.

Pada sisi lain sejumlah komoditas mengalami penurunan harga di Sumbar pada Februari 2022 yaitu daging ayam ras, minyak goreng, angkutan udara, telur ayam ras, ikan.

Dari 24 kota di Sumatera sebanyak 6 kota mengalami inflasi dan 18 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Gunung Sitoli dan Pekanbaru sebesar 0,43 persen dan terendah di Kota Tanjung Pinang 0,08 persen.

Sementara Padang menduduki urutan kelima dari enam kota yang mengalami inflasi dan Bukittinggi urutan ke-16 dari 18 kota mengalami deflasi di Sumatera.

Sebelumnya berdasarkan pantauan di Pasar Raya Padang harga cabai merah lokal pada awal Februari 2022 mencapai Rp24 ribu per kilogram.

Memasuki pekan kedua Februari 2022 cabai merah naik menjadi Rp30 ribu per kilogram dan terus naik menjadi Rp35 ribu per kilogram pada pekan ketiga.

Puncaknya pada pekan keempat Februari 2022 harga cabai merah Rp42 ribu per kilogram.

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *