DPRD Sulbar soroti proyek jalan provinsi di Majene



Mamuju (ARSIP DUNIA) – Kalangan DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) menyoroti proyek peningkatan jalan provinsi poros Tabojo menuju Ulumanda di Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, yang ditengarai dikerjakan asal-asalan.

“Proyek jalan Tabojo – Ulumanda di Kecamatan Ulumanda baru diselesaikan 15 persen, dan dikerjakan asal-asalan,” kata anggota DPRD Sulbar Dr Mulyadi Bintaha di Mamuju, Rabu.

Ia mengatakan proyek jalan Tabojo – Ulumanda di Kecamatan Ulumanda dibangun menggunakan anggaran dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp21 miliar.

Menurut dia, proyek jalan yang dikerjakan PT Latebeng tersebut, sudah habis masa waktu pekerjaannya, namun proyek itu diperpanjang masa kontraknya oleh pemerintah di Sulbar.

Ia menduga kontraktor pekerjaan jalan tersebut tidak berpengalaman dalam mengerjakan proyek jalan sehingga proyek jalan di Tabojo – Ulumanda di Kecamatan Ulumanda belum selesai, dan belum maksimal untuk dapat dinikmati masyarakat.

“Kami menduga terjadi nepotisme dalam pekerjaan proyek tersebut, karena kontraktor yang mengerjakannya tidak berpengalaman dan minim peralatan yang dimilki akibatnya pekerjaan jalan dikerjakan asal-asalan,” katanya.

Mulyadi mengatakan pihaknya akan menggunakan fungsi pengawasan DPRD Sulbar pada proyek jalan yang dianggap bermasalah di Kecamatan Ulumanda tersebut.

Ia juga mengaku akan melaporkan pekerjaan proyek jalan tersebut kepada aparat penegak hukum, karena jangan sampai terjadi penyalahgunaan anggaran pembangunan yang seharusnya dinikmati masyarakat.

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.