Jakarta (ARSIP DUNIA) – Bekas pabrik tekstil Dalton Mills di West Yorkshire, Inggris, yang menjadi lokasi syuting serial “Peaky Blinders” musim pertama, terbakar pada Kamis sore (3/3) waktu setempat.

Dikutip dari Variety pada Jumat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan West Yorkshire menyebutkan kobaran api hampir menelan seluruh bagian bangunan. Para petugas telah mengerahkan lebih dari 20 peralatan pemadam.

Baca juga: Musim terakhir “Peaky Blinders” bawa kembali pesona Anya Taylor-Joy

BBC melaporkan terdapat lebih dari 100 petugas pemadam kebakaran yang terlibat untuk mengendalikan api.

Dulunya Dalton Mills merupakan pabrik tekstil terbesar di Yorkshire yang mempekerjakan lebih dari 2.000 pekerja. Pabrik ini dibangun oleh Joseph Craven pada 1869.

Pabrik Dalton Mills menjadi lokasi syuting yang kerap digunakan oleh rumah produksi Screen Yorkshire, yang juga terlibat dalam pembuatan “Peaky Blinders”.

Menurut Screen Yorkshire dalam situs website-nya, pabrik tersebut telah direnovasi pada bagian halaman dan menara jam. Bangunan Dalton Mills memiliki nilai sejarah yang kuat dan menjadi lokasi syuting yang ideal untuk drama periode.

Kepada BBC, Eksekutif Screen Yorkshire Richard Knight menggambarkan peristiwa kebakaran itu sebagai kehilangan yang menyedihkan bagi lanskap pembuatan film Yorkshire.

“Ini salah satu lokasi menakjubkan yang seperti tujuan tersendiri. Tempat ini memiliki akar sejarah dan keluasan bangunan yang dapat menarik pembuat film,” katanya.

Selain “Peaky Blinders”, bekas pabrik itu juga pernah menjadi lokasi syuting serial “Downton Abbey” (2010). Dalam beberapa tahun terakhir, produksi lain yang melakukan syuting di Dalton Mills termasuk drama BBC “The Great Train Robbery” (2013), “Gunpowder” (2017), dan “To Walk Invisible” (2016), serta film “The Limehouse Golem” (2016).

Baca juga: Musim keenam “Peaky Blinders” ditunda hingga 2022

Baca juga: “Peaky Blinders” akan berakhir di musim keenam

Penerjemah: Rizka Khaerunnisa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ARSIP DUNIA 2022

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *