Empat daerah di Kepri zona oranye pandemi



Tanjungpinang (ARSIP DUNIA) – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 RI menetapkan empat kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau sebagai zona oranye atau risiko sedang penularan virus corona itu.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Eko Sumbaryadi di Kota Tanjungpinang, Kamis, menjelaskan empat daerah itu, yakni Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Kepulauan Anambas, sedangkan tiga kabupaten lainnya, yakni Natuna, Karimun, dan Lingga ditetapkan sebagai zona kuning.

“Setelah beberapa hari Batam sebagai zona oranye, kini menyusul Tanjungpinang, Bintan, dan Anambas naik dari zona kuning menjadi zona oranye,” kata dia.

Satgas Penanganan COVID-19 Kepri mencatat kasus aktif COVID-19 mencapai 3.997 orang, turun 38 orang dibandingkan dengan kondisi sehari sebelumnya. Kasus aktif di wilayah itu, tersebar di Batam 2.079 orang, Tanjungpinang 928 orang, Bintan 453 orang, Karimun 266 orang, Kepulauan Anambas 137 orang, Lingga 36 orang, dan Natuna 98 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah 448 orang sehingga totalnya sejak pandemi hingga saat ini mencapai 55.229 orang, tersebar di Batam 297 orang, Tanjungpinang 49 orang, Bintan 57 orang, Karimun 28 orang, Anambas 10 orang, dan Lingga tujuh orang.

Pasien meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah dua orang di Tanjungpinang dan Karimun sehingga total jumlahnya menjadi 1.800 orang.

Warga yang baru terdeteksi tertular COVID-19 di Kepri bertambah 412 orang sehingga menjadi 61.026 orang, tersebar di Batam 203 orang, Tanjungpinang 92 orang, Bintan 59 orang, Karimun 38 orang, Anambas lima orang, Lingga 14 orang, dan Natuna satu orang.

“Kasus aktif COVID-19 masih sangat tinggi sehingga kita semua harus waspada dengan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.