GTPP catat Kota Kupang tambah 692 kasus aktif COVID-19



Kupang (ARSIP DUNIA) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat tambahan 692 pasien positif COVID-19 sehingga total kasus positif COVID-19 menjadi 20.014 kasus.

“Sesuai data yang kami terima hari ini dari Dinas Kesehatan bahwa kasus aktif COVID-19 di Kota Kupang mengalami penambahan sebanyak 692 kasus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang, Ernest Ludji di Kupang, Kamis, (3/3).

Ia mengatakan penambahan 692 kasus aktif COVID-19 itu merupakan yang tertinggi selama Januari hingga awal Maret 2022.

Menurut Ernest Ludji, dengan penambahan pasien positif itu maka total kasus COVID-19 di Ibu Kota Provinsi NTT itu mencapai 20.014 kasus.

Sementara itu, kata dia, pasien COVID-19 yang sembuh juga bertambah 151 orang sehingga total kasus sembuh dari paparan virus corona mencapai 16.333 kasus.

Ernest Ludji juga menyebutkan pasien COVID-19 yang masih dalam perawatan dan isolasi saat ini tercatat 3.338 orang terdiri dari 3.046 orang melakukan isolasi mandiri di rumah dan 292 orang perawatan di rumah sakit.

Selain itu, kata dia, terdapat 339 warga Kota Kupang yang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona.

“Pasien COVID-19 yang di Kota Kupang lebih dari 90 persen melakukan perawatan di rumah. Pasien yang positif COVID-19 selalu dalam pengawasan tim medis dari Puskesmas setempat sekalipun gejalanya ringan. Hingga saat ini tidak ada penambahan kasus meninggal dunia akibat COVID-19,” tegasnya.

Ernest Ludji berharap warga Kota Kupang untuk tetap taat terhadap protokol kesehatan pencegahan COVID-19 karena kasus aktif COVID-19 terus meningkat.

“Kami berharap warga taat menggunakan masker dan menjauhi kerumunan agar tidak mudah terpapar virus Corona,” kata Ernest Ludji.

Baca juga: Kota Kupang terapkan PPKM Level 3

Ia menjelaskan dalam menekan lonjakan kasus aktif COVID-19 Pemerintah Kota Kupang telah menerapkan PPKM Level 3mulai 1-14 Maret 2022.

Baca juga: 2.286 warga Kota Kupang masih dirawat akibat COVID-19

Menurut dia, selama pemberlakuan PPKM Level III banyak kegiatan masyarakat yang dilakukan pembatasan guna mencegah penularan virus corona di Kota Kupang.

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.