Kami berbicara bagaimana supaya produk tetap diminati namun harus menciptakan produk yang affordable

Jakarta (ARSIP DUNIA) – Ketua Komite & Pengembangan UKM Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi) Irwan S Widjaja menyampaikan bahwa inovasi menjadi kunci strategi yang bisa dilakukan produsen makanan dan minuman untuk bertahan di tengah pandemi.

“Dalam mempertahankan industri mamin (makanan dan minuman) adalah bagaimana kita bisa menciptakan suatu produk yang inovatif namun affordable (terjangkau) bagi konsumen,” kata Irwan dalam webinar bertajuk “Bedah Dapur: Restoran Tetap Ngebul di Masa Pandemi Lewat Efisiensi Biaya Operasional” pada Rabu.

Menurut Irwan, kondisi pandemi seharusnya bukan menjadi hambatan. Sebaliknya, pandemi justru dapat dijadikan pembelajaran dan tantangan bagi para pengusaha untuk menciptakan inovasi.

Baca juga: Tren fesyen hingga makanan dan minuman di Tokopedia selama 2021

Irwan mengatakan zaman sekarang telah membuka kemungkinan produsen untuk mempelajari dan memperhatikan kebiasaan konsumen. Berangkat dari hal tersebut, lanjutnya, produsen dapat membuat inovasi produk yang dibutuhkan konsumen.

Irwan mencontohkan bagaimana kondisi pandemi telah memicu konsumen memiliki minat khusus atas makanan sehat (healthy food). Saat ini konsumen juga telah sadar dan lebih pintar untuk memilih makanan yang lebih sehat.

“Orang mulai banyak di rumah dan jarang keluar karena takut (tertular COVID-19). Artinya produsen bisa mulai memperhatikan, (perhatian) masyarakat itu adalah healthy food. Kita harus bidik ke sana,” ujarnya.

Irwan memandang sebetulnya saat ini telah banyak produsen yang semakin kreatif dalam menciptakan inovasi produk makanan dan minuman. Sebagai contoh, kondisi pandemi memicu produsen untuk membuat produk makanan beku (frozen food) yang dinilai lebih menguntungkan.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ARSIP DUNIA 2022

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.