Mahasiswa Papua di Sumatera membantu korban bencana Kuyawage



Wamena (ARSIP DUNIA) – Mahasiswa asli Papua yang mengenyam pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Sumatera menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang menjadi korban bencana kekeringan di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua.

Sekretaris Jenderal Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera, Osea Petege, melalui siaran pers yang diterima ARSIP DUNIA, Jumat, mengatakan bantuan Rp40 juta itu disalurkan dalam bentuk barang atau bahan makanan.

“Komunitas mahasiswa Papua Sumatera berikan bantuan kepada masyarakat Kuyawage dalam bentuk bahan makanan,” ucapnya.

Bantuan yang merupakan hasil penggalangan mahasiswa di Sumatera, Bandar Lampung hingga Aceh ini sudah disalurkan secara langsung kepada masyarakat Kuyawage pada Kamis, (22/9).

Bantuan itu dikawal perwakilan mahasiswa Papua dari Sumatera ke Papua di Jayapura, lalu dikawal lagi ke Kabupaten Jayawijaya dengan pesawat dan selanjutnya mengantar melalui jalur darat ke Tiom, Ibu Kota Kabupaten Lanny Jaya dan selanjutnya mengantarkan ke Distrik Kuyawage.

“Di Kuyawage, masyarakat menunggu kedatangan kami karena sebelumnya masyarakat sudah tahu kami masih dalam perjalan dari Sumatera ke Papua, terkhusus di Lany Jaya,” tuturnya.

Pada awal Agustus 2022, Pemerintah Lanny Jaya baru mengetahui adanya bencana kekeringan di Distrik Kuyawage yang mengakibatkan warga kesulitan bahan makanan, sebab umbi-umbi yang ditanam tidak bisa tumbuh.

Pemerintah baru mengetahui informasi itu tiga minggu setelah terjadi kekeringan, sebab akses ke ibu kota kabupaten cukup jauh. Akibat kejadian itu, pemerintah langsung mengambil tindakan penanganan dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat dan situasi dilaporkan sudah diatasi.

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.