Murad Ismail calon tunggal Ketua Umum KONI Maluku strategi menuju 2024



Ambon (ARSIP DUNIA) – Gubernur Maluku,  Murad Ismail menjadi calon tunggal yang mengajukan diri sebagai Ketua Umum KONI provinsi setempat periode 2022 – 2026, yang pemilihannya dilaksanakan bersamaan dengan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XI, KONI setempat, di Ambon pada 1-3 Maret 2022.

Ketua Umum KONI Provinsi Maluku periode 2017 – 2021 Tonny D. Pariela pada pembukaan Musorprov, di Ambon, Selasa menegaskan, Murad  menjadi satu-satunya calon ketua Umum yang mengembalikan berkas pendaftaran kepada panitia penjaringan.

Murad mendapat dukungan dari 28 Lembaga Olahraga, di antaranya dari sembilan kepengurusan KONI di delapan kabupaten/kota di Maluku yakni Buru, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Seram bagian Barat (SBB), Maluku Barat Daya (MBD), Buru Selatan, Kota Tual, Maluku Tenggara dan Kota Ambon.

Sedangkan dukungan lainnya yakni dari pengurus provinsi (pengprov) 18 cabang olahraga. Kendati demikian Tony memastikan proses pemilihan Ketua Umum pada Musorprov yang dibuka Ketua Umum Koni Pusat Marciano Norman itu akan dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia berharap, jika Murad terpilih sebagai Ketua Umum maka Kepengurusan Koni Maluku perlu melakukan pemutakhiran data organisasi, serta menggelar kembali Pekan Olahraga Maluku (Popmal) yang tidak sempat dilaksanakan pada kepengurusan periode 2017 – 2021 karena pandemi COVID-19.

Selain itu, merehabilitasi kembali kantor KONI Maluku di kawasan Karang Panjang, kecamatan Sirimau, Kota Ambon, yang mengalami kerusakan akibat gempa pada November 2019.

Tonny  mengakui kepengurusan KONI Maluku yang dipimpinnya melewati masa-masa cukup sulit karena harus beradaptasi dengan pandemi COVID-19, termasuk saat mempersiapkan kontingen untuk mengikuti PON XX di provinsi Papua 2-15 Oktober 2021.

“Banyak kendala yang saya hadapi bersama seluruh pengurus KONI Maluku periode 2017-2021, namun seluruh tanggung jawab dapat dilaksanakan dan diselesaikan sampai dengan penyelenggaraan Musorprov ini,” katanya.

Ia juga mengaku, untuk pertama kali musorprov KONI Maluku dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, sehingga sebagian besar peserta harus mengikutinya secara daring.

Tonny yang juga Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas pattimura (Unpatti) Ambon itu berharap pemimpin KONI Maluku yang baru dapat bekerja keras membangkitkan kembali kejayaan Maluku di berbagai event olahraga di Tanah Air maupun mancanegara.

“Ada harapan perkembangan olahraga di Maluku akan bangkit di masa mendatang, karena Gubernur Murad menjadi calon tunggal Ketua Umum KONI Maluku periode 2022 – 2026,” ujarnya.

Tonny juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Maluku karena daerah ini belum mencapai hasil maksimal dan memuaskan semua pihak pada PON XX di Provinsi Papua.

Provinsi Maluku pada PON XX di provinsi Papua, 2-15 Oktober 2021 berada di peringkat 21 dengan meraih 15 medali yang terdiri atas lima medali emas, empat perak dan enam perunggu.

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.