Pemkab Mamuju Tengah gelar sosialisasi layanan administrasi hukum



Mamuju (ARSIP DUNIA) – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat menggelar sosialisasi layanan administrasi hukum umum sebagai upaya mendorong bangkitnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah itu.

Kegiatan itu menghadirkan narasumber Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PMPTSP-KUKM) Mamuju Tengah Asmirah Djamal, Kasi Perdagangan Luar Negeri Disperindag KUKM Sulbar Rusdin, Konsultan Pengembangan UMKM Bank Indonesia Agus Lahmudin, Analis, OJK Nurfani Djumarno Tallama serta Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Sulbar Abdullah.

Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Sulbar Abdullah, di Mamuju, Rabu, menyampaikan Layanan Administrasi Hukum Umum Perseroan Perorangan diharapkan menjadi simbol kebangkitan UMKM dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Perseroan Perorangan diluncurkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly pada 8 Oktober 202. Dengan adanya Perseroan Perorangan ini maka pelaku UMKM ini dapat membentuk perseroan terbatas yang pendirinya cukup satu orang,” terang Abdullah.

Ia mengatakan bahwa pandemi COVID-19 yang saat ini masih melanda dunia, termasuk Indonesia memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia, termasuk di Sulbar.

“Pemerintah telah berupaya keras untuk menahan dampak yang dirasakan oleh seluruh sektor, termasuk UMKM salah satunya melalui layanan Perseroan Perorangan yang diharapkan menjadi simbol kebangkitan UMKM,” terang Abdullah.

UMKM lanjutnya, merupakan usaha yang dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat karena memiliki modal yang tidak besar.

“Kontribusi UMKM dalam pembangunan ekonomi pun dinilai memberikan kontribusi yang besar,” ujar Abdullah.

Menurutnya, salah satu kendala yang sering dihadapi oleh UMKM adalah pembiayaan sehingga Abdullah mengatakan bahwa Perseroan Perorangan memberikan solusi, yakni sebagai bentuk badan hukum bagi UMKM.

“Perseroan Perorangan juga memberikan perlindungan hukum melalui pemisahan kekayaan pribadi dan perusahaan,” tuturnya.

Ia berharap agar usaha mikro, kecil, dan menengah dapat bertransformasi menjadi UMKM yang berbadan hukum agar fondasi usaha yang dimiliki semakin kuat.

“Kami juga mengajak kepada pelaku usaha untuk menggali potensi-potensi industri di Kabupaten Mamuju Tengah sehingga pada akhirnya dapat berdaya saing tinggi dan berkelas dunia,” terang Abdullah.

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.