Pemkot Palu  optimalkan peraturan wali kota penyelenggaraan kebersihan



Palu (ARSIP DUNIA) –

Pemerintah Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah akan mengoptimalkan Peraturan Wali Kota Palu (Perwali) nomor 37 tahun 2017 tentang penyelenggaraan kebersihan sebagai upaya pemerintah setempat mengurangi sampah di perkotaan.

 

“Regulasi ini sebanyak 7 bab dan jumlah pasal sebanyak 17 pasal dioptimalkan dengan sejumlah hal yang mengatur tentang tanggungjawab pemerintah daerah, larangan dan kewajiban masyarakat serta adanya pemberian penghargaan dan sanksi atas pelanggaran Perwali,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di Palu, Kamis.

 

Ia mengemukakan, terdapat beberapa poin penting yang menjadi hak strategis dalam mengimplementasikan regulasi tersebut, salah satunya menyangkut pertanggungjawaban para pemilik lahan kosong untuk melakukan perawatan atas lahan itu agar tidak menjadi tempat pembuangan sampah liar.

 

Selain itu, Pemkot Palu dalam Perwali ini akan mendorong implementasi pemberian penghargaan bagi masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta pemberian sanksi terhadap pelanggaran regulasi.

 

“Implementasi Perwali ini dilakukan untuk memelihara kebersihan, ketertiban dan keindahan kawasan perkotaan,” ujar Hadianto.

 

Sebagaimana, target Pemkot Palu ingin meraih penghargaan piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2023, sehingga regulasi ini dipandang perlu dikeluarkan untuk diketahui publik.

 

Dalam regulasi itu juga, mengakomodasi aspek-aspek penting, antara lain aspek sosial ekonomi, kesehatan, lingkungan maupun politik.

 

“Kami juga memasukkan poin tentang tugas dan tanggung jawab satuan tugas kebersihan, keindahan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan (K5) yang berperan aktif melakukan sosialisasi, pemantauan hingga penindakan terhadap pelanggar regulasi ini,” ucap Hadianto.

 

Selain Perwali penyelenggaraan kebersihan, Pemkot Palu juga sebelumnya telah mengeluarkan Perwali Nomor 40 Tahun 2021 tentang Pembatasan Penggunaan Kemasan Plastik Sekali Pakai dan Styrofoam, dengan pertimbangan mewujudkan Palu yang bersih, indah dan sehat secara berkesinambungan.

 

“Aturan-aturan ini dibuat agar masyarakat tertib, dan menumbuhkan semangat masyarakat dalam menjaga kebersihan kota,” demikian Hadianto.

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.