Pemkot Palu  tingkatkan layanan inovasi adminduk kepada remaja



Palu (ARSIP DUNIA) –

Pemerintah Kota Palu saat ini terus meningkatkan layanan administrasi kependudukan lewat berbagai inovasi dengan mengoptimalkan layanan kepada kalangan remaja di ibu kota Sulawesi Tengah untuk perekaman KTP-el.

 

“Program inovasi ini upaya pemerintah mendekatkan layanan kependudukan kepada masyarakat. Giat ini diberi nama keliling layanan sekolah gratis di peruntukan bagi remaja usia 17 ke atas agar mereka bisa mendapat KTP-el sebagai bentuk percepatan layanan kependudukan,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, di Palu, Jumat.

 

Ia mengemukakan, pelayanan publik merupakan prioritas utama bagi Pemkot, karena pelayanan yang baik kepada masyarakat akan berimbas kepada pelayanan yang baik terhadap Kota Palu.

 

Oleh karena itu, giat ini dipandang perlu dengan sistem “jemput bola” guna mempermudah akses masyarakat mendapat layanan kependudukan.

 

Beberapa waktu lalu, Pemkot Palu juga telah mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan di kecamatan, dengan harapan masyarakat cepat terlayani dalam unsur perekaman KTP-el, pembuatan akta lahir, kartu keluarga, kartu identitas anak (KIA) serta dokumen kependudukan lainnya.

 

“Karena dokumen kependudukan sifatnya sangat urgen, maka Pemerintah tidak boleh menunda pelayanan ini. Kami selalu Pemerintah Daerah berupaya melakukan percepatan pelayanan, karena dokumen kependudukan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tutur Hadianto.

 

Menurutnya, inovasi dilakukan Dukcapil saat ini sangat baik, terbukti Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Sulteng memberikan penghargaan atas capaian pelayanan publik yang memuaskan.

 

Bagi siswa/siswi pada sekolah menengah atas (SMA), kejuruan atau sederajat yang telah berusia 17 tahun, cukup melaporkan kepada pihak sekolah untuk didata. Setelah jumlah mereka genap 20 hingga 50 orang, pihak sekolah bisa langsung menghubungi Dukcapil untuk melakukan perekaman KTP-el.

 

“Petugas kami langsung melayani perekaman di sekolah. Selain untuk kepentingan dokumen kependudukan, giat ini juga sekaligus mendata jumlah remaja di Kota Palu. Giat keliling layanan sekolah gratis sudah dimulai di SMKN 2 Palu beberapa waktu lalu, dan kami berharap giat inovasi berjalan cepat dan tepat sasaran,” demikian Hadianto.

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *