Polrestro Jaksel gelar pasar murah minyak goreng antisipasi kelangkaan



Kita ingin bantu masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan minyak goreng

Jakarta (ARSIP DUNIA) – Pihak Polres Metro Jakarta Selatan menggelar operasi kemanusiaan kegiatan pasar murah minyak goreng bagi masyarakat selama enam hari untuk mengantisipasi kelangkaan komoditi ini di pasaran.

“Kita ingin bantu masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan minyak goreng,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto di Jakarta, Jumat.

Budhi mengatakan operasi kemanusiaan tersebut akan berlangsung mulai Jumat ini hingga enam hari ke depan untuk melayani pembelian minyak goreng dengan harga sesuai aturan pemerintah.

Budhi mengungkapkan ide awal menggelar operasi pasar murah karena pihaknya menelusuri adanya kelangkaan persediaan minyak goreng akibat kesalahan penyaluran di pasaran.

“Fakta bahwa kami duga telah terjadi misdistribusi,” ujar Budhi.

Budhi menuturkan seharusnya penyaluran minyak goreng sudah ada di setiap area, namun hasil temuan menunjukkan justru distribusi keluar area yang ditentukan.

“Pada akhirnya karena tidak terkontrol oleh distributor dengan baik mengakibatkan di tingkat masyarakat harganya cukup tinggi,” ungkap Budhi.

Bahkan Budhi menyebutkan tim Polres Metro Jakarta Selatan menemukan harga minyak goreng mencapai Rp17 ribu per liter di pasaran atau di atas harga eceran yang ditentukan pemerintah sebesar Rp14.000 per liter.

Dari temuan itu, Polres Metro Jakarta Selatan bersama beberapa pabrik dan distributor menyalurkan minyak goreng secara langsung kepada masyarakat dengan harga sesuai yang ditetapkan pemerintah.

“Kita batasi juga agar masyarakat semua bisa dapat kebagian, dibatasi per orang dalam satu hari dapat membeli sebanyak maksimal 4 liter,” tutur Budhi.

Budhi menambahkan pihaknya menyiapkan 25.200 liter per hari atau total 150.000 liter selama enam hari yang disebar di Polres Metro Jakarta Selatan dan lima polsek.

“Jadi tidak ada persyaratan apapun yg penting warga masyarakat yang memang membutuhkan bisa untuk melakukan pembelian di sini,” ungkap Budhi.

Bagi warga yang telah membeli minyak goreng wajib mencelupkan jari tangan sebagai tanda telah membeli minyak goreng maksimal sebanyak 4 liter dalam sehari.

Baca juga: Polrestro Jaksel selidiki kelangkaan minyak goreng di pasar

Baca juga: Polisi periksa 8 orang diduga jual 26 ton minyak goreng di atas HET

Baca juga: Ratusan warga antre minyak goreng harga murah di Rawamangun

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ARSIP DUNIA 2022

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.