Jakarta (ARSIP DUNIA) –
Duta Besar Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard mengatakan bahwa tema presidensi Indonesia di kelompok 20 ekonomi terbesar (G20) pada tahun ini, yakni “Recover Together, Recover Stronger”, mencerminkan tujuan yang ingin dicapai oleh seluruh negara anggota G20.

“Ini adalah tema yang sangat baik. Saya rasa ini merupakan tema yang ingin dicapai oleh semua negara G20, dan bahkan oleh semua negara di dunia,” kata Chambard dalam wawancara khusus dengan ARSIP DUNIA di Jakarta, Jumat (11/2).

Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan dukungan penuh pemerintah Prancis bagi visi dan misi Indonesia dalam presidensi G20 yang tercermin melalui tema itu.

Dia mengartikan “Recover Together, Recover Stronger” sebagai cerminan upaya untuk kembali mendorong pertumbuhan, tak hanya kembali seperti semula, namun dengan lebih baik lagi, di mana ekonomi dunia dapat berjalan berdasarkan praktik yang lebih adil, yang juga ditujukan untuk membantu negara-negara berkembang menumbuhkan ekonomi mereka. Hal tersebut sejalan dengan tujuan Indonesia untuk mengangkat kepentingan negara-negara berkembang untuk disuarakan di forum G20.

Baca juga: Dubes Prancis: Tepat, Indonesia angkat isu transformasi digital di G20

“Saya rasa inilah yang ingin dicapai oleh Presiden Indonesia dengan G20 dan kami, Prancis, sebagai negara G20, sangat mendukungnya,” ujar Chambard.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa negara-negara anggota G20 memiliki tanggung jawab atas negara-negara berkembang di dunia dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di dunia saat ini.

“Tantangan-tantangan yang kita hadapi bukan hanya pandemi saja, namun juga pentingnya melawan perubahan iklim dan ekonomi sangat terkait dengan perubahan iklim. Jadi kita harus mencari cara untuk membantu negara-negara berkembang untuk tumbuh dengan cara yang berkelanjutan ini,” katanya.

Dia kembali menegaskan dukungan Prancis atas sasaran presidensi G20 Indonesia dan mengatakan bahwa kedua pemerintahan mengembangkan sinergi, mengingat Prancis juga tengah memegang keketuaan Uni Eropa untuk enam bulan pertama 2022.

“Kami mengembangkan sinergi antara kedua pemerintahan dalam kedua presidensi kita, dan kita memiliki tujuan serupa yakni pertumbuhan yang berkelanjutan dan adil,” katanya.

Baca juga: Presiden: G20 Indonesia angkat pentingnya ekonomi biru-karbon biru

Baca juga: Kemenkeu ajak Milenial dan Gen Z songsong pemulihan ekonomi lewat G20

Pewarta: Aria Cindyara
Editor: Anton Santoso
COPYRIGHT © ARSIP DUNIA 2022

By pass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *